Jumat, 20 Maret 2020

Gak Ngopi, Gengsi Dong

Siang tadi, aku kebetulan diajak teman-temanku di salah satu coffe shop di Surabaya. Dalam hatiku sebelum berangkat berkata, "uangku saja hanya sisa dua lembar sepuluh ribuan, hadehh". Tetapi karena ada rasa gengsi di dalam hati ini, maka ku paksakan saja untuk ikut teman-teman.

Berangkatlah aku ke coffe shop itu dengan membonceng motor temanku, anggap saja Rudi namanya. Tempat itu sebenarnya tak begitu jauh sebenarnya. Namun karena ditawari, kenapa aku mesti menolak.

Tak butuh waktu lama, aku pun tiba di coffe shop. Kebetulan hanya kita berdua yang baru datang. Aku dan Rudi pun menunggu temen-teman yang lain di luar. Kita sengaja duduk di luar karena takut akan diusir secara halus oleh pelayannya. Aku trauma, karena aku pernah diusir oleh pelayan di salah satu kafe karena saya hanya duduk tanpa membeli apapun. Meskipun diusir secara halus, tetapi tetap saja tidak mengenakan.

Beberapa menit berselang, teman-temanku yang lain pun tiba. Tanpa berbasa-basi, kami pun langsung membuka pintu coffe shop. Huh, wangi aroma kopi menusuk hidungku. Tetapi, wangi ini tidak membuyarkan perhatianku pada menu kopi yang tersedia. Aku melihat dengan gaya dingin khas lelaki cool. Lalu alangkah kagetnya aku, mengetahui bahwa harga kopi dan minuman lain disini rata-rata Rp 15000. Mungkin uang yang aku pegang ini cukup, tetapi nantinya tidak ada cukup uang yang bisa saya gunakan untuk membeli makan. Aku pun pura-pura duduk dahulu untuk berpikir sembari membuka-buka handphone. Belum lama aku berpikir, Rudi bertanya dengan suara yang agak keras tetapi bukan emosi, "Kamu gak beli?". Dengan suaranya yang agak keras, aku pun terpaksa menjawab "Iya duluan aja". Kata-kata ini setidaknya bisa membuat harga diriku di depan pelayan coffe shop dan teman-temanku masih terjaga dengan baik. Kemudian, aku terbangun dari duduku, dan kembali melihat daftar menu, dan perhatianku jatuh kepada minuman bernama espresso. Aku tidak tahu bagaimana bentuk dan rasanya, tapi yang kulihat hanyalah harganya, yaitu Rp 10.000. Dengan harga sebesar itu, menyisakan uang sebesar Rp 10.000 di dompetku yang masih bisa untuk membeli makan nanti.

Singkat cerita, minuman sudah dibuat oleh pelayan. Miniman pun disediakan di atas meja dan kami tidak ada yang tahu mana minuman yang telah kami pesan, karena kami buta minuman kopi. Karena ketidaktahuan ku, aku bertanya kepada pelayan, "Mas, espresso yang mana ya?". Pelayan pun menunjukkan kepada saya bentuk dari minuman yang aku pesan. Alangkah kagetnya aku, minuman yang saya pesan ternyata hanya berukuran gelas mungil, bahkan punyaku lah yang paling mungil dari semua minuman yang dipesan oleh teman-temanku. Aku pun berkata dalam hati "Jancuk, rugi aku rek".

Kamis, 19 Desember 2019

Manajemen Keuangan

Diringkas oleh: Akbar Ramadhan

Poin pokok :
1. Definisi manajemen keuangan
2. Perencanaan dasar-dasar manajemen keuangan
3. Sumber-sumber pembiayaan jangka pendek
4. Sumber-sumber pembiayaan ekuitas
-------------------------------------------------------------------
1. DEFINISI MANAJEMEN KEUANGAN
  Manajemen keuangan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan bagaimana
mendapatkan uang dan menggunakannya secara efektif.
    ××××××××××××××××××××××××××××××
2. PERENCANAAN DASAR-DASAR MANAJEMEN KEUANGAN
  a) mengembangkan rencana keuangan, meliputi :
       • Menetapkan tujuan organisasi
       • Penganggaran untuk kebutuhan keuangan
       • Mengidentifikasi sumber dana

  b) Mengawasi dan mengevaluasi kinerja keuangan
    ×××××××××××××××××××××××××××××××
3. SUMBER-SUMBER PEMBIAYAAN JANGKA PENDEK
  a) Pembiayaan jangka pendek tanpa  jaminan
       • Kredit perdagangan
       • Surat sanggup bayar yang diterbitkan kepada pemasok
       • Pinjaman bank tanpa jaminan
       • Commercial paper ==》yaitu surat sanggup bayar / promise tanpa jaminan yang diterbitkan
perusahaan dan diperdagangkan di bank atau perusahaan efek, berjangka waktu pendek, dan
diperdagangkan dengan sistem diskonto.

  b) Pembiayaan jangka pendek berjaminan
       • Pinjaman dijamin dengan persediaan
       • Pinjaman dijamin dengan piutang
  c) Anjak piutang atau faktor ==》adalah perusahaan yang mengkhususkan diri untuk membeli
piutang perusahaan lain.

  d) Perbandingan biaya
    ×××××××××××××××××××××××××××××××
4. SUMBER-SUMBER PEMBIAYAAN EKUITAS
a) Menjual saham, yang terbagi menjadi beberapa jenis :
       •Penawaran umum perdana
       • Pasar primer ==》 pasar dimana para investor membeli sekuritas keuangan secara langsung
dari penerbit sekuritas.

       • Pasar sekunder ==》 pasar untuk sekuritas yang telah diterbitkan dan diperdagangkan antara
investor.
       • Bursa efek ==》pasar dimana anggora piala bertemu untuk membeli dan menjual sekuritas.

       • Pasar over the counter ==》adalah jaringan diler yang membeli dan menjual saham yang tidak
terdaftar di bursa efek.

  b) Laba ditahan ==》adalah porsi laba yang tidak dibagikan kepada pemegang saham yang
bertujuan demi kelangsungan usaha perusahaan.

  c) Modal ventura dan penyertaan pribadi ==》adalah investasi dalam bentuk pembiayaan modal
secara tunai kepada suatu perusahaan yang ditukar dengan saham. Biasanya ini dilakukan oleh
startup yang baru merintis. Biasanya mereka menjual saham mereka secara langsung untuk
mendapatkan dana.
-------------------------------------------------------------------
DAFTAR PUSTAKA
Tim Exxa. 2019. Handbook Perkuliahan Ekonomi: Akuntansi Semester 1. Surabaya: Exxa.
Wikipedia. 2019. "Modal Ventura", https://id.m.wikipedia.org/wiki/Modal_ventura, diakses pada 12
Desember 2019 pukul 06.36 WIB.
Opick. 2008. "Sekilas tentang Commercial Paper",
https://www.google.com/amp/s/kasusperbankan.wordpress.com/2009/06/09/sekilas-tentang-
commercial-paper/amp/, diakses pada 12 Desember 2019 pukul 06.36 WIB.

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

Diringkas oleh: Akbar Ramadhan

Poin pokok :
1. Pengertian Manajemen SDM
2. Merencanakan kebutuhan SDM
3. Proses mendapatkan SDM
4. Kompensasi
5. Meningkatkan motivasi kerja
-------------------------------------------------------------------
1. PENGERTIAN MSDM
MSDM dapat didefinisikan sebagai suatu proses serta upaya untuk merekrut, mengembangkan,
memotivasi, serta mengevaluasi keseluruhan SDM yang diperlukan perusahaan dalam mencapai
tujuannya.
  Kunci pokok MSDM adalah how to find or get the best person, and how to maintain it.
    ××××××××××××××××××××××××××××××
2. MERENCANAKAN KEBUTUHAN SDM
  Perencanaan SDM adalah perencanaan strategis untuk mendapatkan dan memelihara kualifikasi
SDM yang diperlukan bagi organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu.
  Untuk memudahkan proses perencanaan, ada beberapa langkah yang diikuti :
  a) perencanaan yang dibuat tetap mengacu pada perencanaan strategis organisasi
  b) Menentukan tugas yang akan diemban oleh tenaga kerja
  c) Menganalisis ketersediaan SDM
  d) Melakukan tindakan penyesuaian
  e) Evaluasi dan modifikasi tindakan
    ××××××××××××××××××××××××××××××
3. PROSES MENDAPATKAN SDM
  a) Rekrutmen ==》adalah proses menarik orang-orang yang memenuhi persyaratan untuk
mengajukan lamaran atas pekerjaan yang belum terisi.
    Rekrutmen terbagi menjadi :
       •Rekrutmen internal -> merupakan  promosi karyawan yang ada di dalam organisasi. Tujuannya
adalah menumbuhkan semangat pada diri karyawan.
       •Rekrutmen eksternal -> yaitu melibatkan usaha menarik orang-orang dari luar organisasi untuk
mengisi lowongan pekerjaan. Metodenya bisa melalui pemasangan iklan, wawancara di kamous,
pameran peluang kerja dsb.

  b) Pelatihan untuk penyesuaian ==》meliputi yaitu :
     • program pelatihan motivasi
     • Program pelatihan menggunakan peralatan baru
     • Program untuk meningkatkan efisiensi kegiatan produksi atau pemasaran
     • Studi ke dalam maupun ke luar negeri
     •orientasi karyawan baru
     • program atas dasar pekerjaan ==》pekerja dilatih selayaknya situasi aktual.
     • pelatihan secara perkuliahan (instructional) ==》melibatkan trainer dengan memberikan
penjelasan (bisa melalui kuliah atau diskusi) kepada peserta program
     • Video teleconferencing
     • Video interaktif

c) Penilaian kinerja pegawai
  Penilaian kinerja yaitu evaluasi yang dilakukan secara spesifik dan formal untuk menentukan
tingkat keefektifan pelaksanaan pekerjaan seorang karyawan.
  Beberapa metode pengukuran kinerja para pekerja dapat dilakukan dengan :
     • Metode pengurutan -> mengharuskan manajer personalia mengurutkan pegawai dari yang
terbaik hingga yang terburuk
     • Critical Incident Method -> manajer personalia menjabarkan apa yang para pekerja lakukan
atau tidak dilakukan sehingga berakibat pada keberhasilan atau kegagalan.
    ×××××××××××××××××××××××××××××××
4. KOMPENSASI
  a) Kompensasi finansial
     • pembayaran langsung ==》yaitu uang yang diterima para pekerja menurut banyaknya waktu
yang dicurahkan untuk bekerja atau banyaknya barang yang dihasilkan.
     • Insentif ==》model kompensasi finansial yang diterima oleh para pekerja sebagai tambahan
upah atau gaji karena kinerja yang baik.
     • Tunjangan tambahan ==》kompensasi finansial yang tidak dibayarkan secara langsung kepada
para pekerja. Umumnya dapat berupa bantuan dana pensiun, asuransi, dan liburan.

   b) Kompensasi nonfinasial
      Contohnya :
     • Memberikan fasilitas kendaraan dan rumah
     • Biaya dokter
     • Memberi pinjaman dengan bunga rendah
     • Beberapa kompensasi nonfinansial lain (cuti yang dibayar perusahaan, cuti sakit tanpa
dipotong gaji, bebas makan siang di kantor dan mengikuti kursus-kursus tertentu)
    ×××××××××××××××××××××××××××××××
5. MENINGKATKAN MOTIVASI PEJERJA
  Motivasi adalah proses individual internal yang memberi energi, mengarahkan, dan memelihara
perilaku.
  Semangat adalah sikap atau perasaan karyawan tentang pekerjaan, atasan, dan perusahaan.
  Pandangan Kontemporer tentang Motivasi
   a) Teori Keadilan (equity theory) ==》teori motivasi berdasarkan anggapan bahwa orang
termotivasi untuk mendapatkan dan mempertahankan perlakuan yang sama bagi diri mereka
sendiri.

   b) Teori Harapan (expectancy theory) ==》 beranggapan bahwa motovasi bergantung pada
seberapa besar kita menginginkannya dan seberapa yakin kita bisa mendapatkannya.

   c) Teori Penetapan Tujuan (goal-setting theory) ==》beranggapan bahwa karyawan termotivasi
untuk mencapai tujuan mereka dan manajer mereka tetapkan secara bersama-sama.
-------------------------------------------------------------------
DAFTAR PUSTAKA
Sukirno, Sadono. 2004. Pengantar Bisnis. Jakarta: Prenada Media.
Pride, Hughes, dan Kapoor. 2014. Pengantar Bisnis. Edisi 11. Jakarta: Salemba Empat.

Manajemen Pemasaran

Diringkas oleh : Akbar Ramadhan

Poin pokok :

1. Pengertian Manajemen Pemasaran
2. Evolusi Konsep-Konsep Pemasaran
3. Faktor yang mempengaruhi konsumen
4. Langkahlagkah marketing
5. Strategi marketing
6. Turbo Marketing
7. Kebijaksanaan Harga
8. Promosi atau Komunikais Bisnis
-------------------------------------------------------------------
1. PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN
Philip Kotler : "Manajemen ialah kegiatan MENGANALISA RENCANA, mengIMPLEMENTASIkan dan
MENGAWASI segala kegiatan guna mencapai tingkat pemasaran yang sesuai dengan tujuan yang
telah ditetapkan oleh perusahaan."
     ××××××××××××××××××××××××××××
2. EVOLUSI KONSEP-KONSEP PEMASARAN
  a) Konsep Produksi ==》Produsen membuat barang sebanyak2nya sehingga harga murah dan
menyebarluaskan seluas mungkin. 
-Produsen beranggapan, konsumen menginginkan harga yg murah, mudah didapatkan atau dapat
dibeli dimana-mana.

  b) Konsep Produk ==》Produsen akan membuat barang yang bermutu.
-Produsen beranggapan bahwa konsumen menginginkan barang yang berkualitas.

  c) Konsep Penjualan ==》Berorientasi pada promosi.
-Produsen beranggapan bahwa konsumen harus didorong agar mau membeli produk.

  d) Konsep pemasaran ==》Produsen akan menganalisa selera konsumen, lalu membuat produk
sesuai selera konsumen.
-Produsen beranggapan bahwa konsumen akan membeli barang sesuai seleranya.

  e) Konsep Sosial (Societal Concept) ==》Dapat dikatakan pula sebagai konsep responsibility, eco
labelling, dan juga disebut green marketing.
- Konsep ini beranggapan bahwa bukan selera konsumen saja yang harus diperhatikan, tetapi yang
lebih penting ialah pada kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
    ××××××××××××××××××××××××××××××
3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN UNTUK MEMBELI BARANG
  a) Budaya
  b) Social Class
  c) Reference Group (Grup terdekat) ==》 orang akan tertarik pada barang baru yang dipakai
temannya.
  d) Self Image ==》 Tampilan seseorang dicerminkan dari apa yang ia beli.
  e) Situtional factor ==》 situasi sesaat yang berkesan bagi konsumen, seperti dalam keadaan
terburu-buru.
    ××××××××××××××××××××××××××××
4. LANGKAH-LANGKAH MARKETING
  a) Teliti situasi marketing saat ini
  b) Analisa lingkungan eksternal ==》memperhatikan kondisi EKONOMI MAKRO (seperti tingkat
bunga, inflasi, pengangguran, pendaparab perkapira),  LINGKUNGAN ALAM (seperti berkurangnya
pasokan bahan baku, keadaan musim dll), SOCIAL AND CULTURAL TRENDS dan TEKNOLOGI.
  c) Analisa peluang dab arahkan untuk mencapai peluang
  d) Desain segmentasi pasar ==》Dengan mempertimbangkan DEMOGRAFIS, GEOGRAFIS, dan
PSIKOGRAFIS.
    ×××××××××××××××××××××××××××××
5. STRATEGI MARKETING
  a) Marketing Mix
    4P + 3P (marketing mix)
    P1 = Produk
    P2 = Price (harga)
    P3 = Place (tempat)
    P4 = Promosu
    P5 = People -> menyangkut personil/karyawan yg meliputu cara berpakaian, prilaku dan sikap
    P6 = Physical evidence -> menyangkut tampilan eksterior dan interior toko
    P7 = Process -> menyangkut kecepatan dan akurasi pelayanan

  b) Customer Relationship Management (CRM)
    CRM adalah suatu proses mendapatkan, mempertahankan dan meningkatkan pelanggan yang
menguntungkan.
    CRM bertujuan untuk menciptakan nilai pelanggan sehingga pelanggan puas dan
memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan.

  c) Customer value (nilai pelanggan)
    Nilai pelanggan diperoleh dengan membandingkan manfaat dan pengorbanan.
    Manfaat yang diperoleh konsumen berasal dari "Produk yang dibeli", "Layanan yang diterima",
"Rasa bangga terhadap perusahaan dan merek", dsb.
    Korbanan adalah berupa pengorbanan yang dikeluarkan konsumen yaitu moneter yang berupa
nilai uang yang dibayarkan, waktu dan tenaga yang dikorbankan.

  d) Customer Dependency
    Elemen ketergantungan konsumen terhadap produsen disebabkan oleh : Akses lokasi yang
strategis, kemampuan pegawai mengenal langganan, inovasi produk bermutu atau jasa yang
memuaskan.
    ××××××××××××××××××××××××××××××××
6. TURBOMARKETING
  Perusahaan menerapkan strategi turbomarketing dengan berusaha menekan waktu (time
compression) sehingga perusahaan lebih unggul dalam hal:
• Proses produksi lebih cepat sehingga konsumen tidak lama menunggu
• Pelayanan yang lebih cepat sehingga konsumen cepat melihat hasilnya.
    ××××××××××××××××××××××××××××××××
7. KEBIJAKSANAAN HARGA
  Kebijakan harga dapat ditentukan oleh beberapa lembaga seperti :
  •Produsen, yang meliputi
    a) Price Discount ==》untuk tujuan tertentu. Misalnya cuci gudang atau karena jumlah
pembelian.
    b) Promotional Discount ==》terbagi dua yaitu MARKDOWNS dan LOSS LEADERS. Markdowns
adalah diskon yang diadakan untuk memberanikan konseman agar membeli barang yang
sebenarnya tidak ia perlukan. Tujuannya agar barang cepat habis.
    c) A Loss Leader ==》menjual barang di bawah harga pokoknya.
    d) Penetapan harga barang baru ==》terbagi menjadi 3, yakni :
       ▪Price skimming = harga ditetapkan setinggi mungkin dan berangsur-angsur menurun.
       ▪Penetration pricing = harga dibanting serendah mungkin agar bisa memasuki pasar yang
banyaj pesaingnya.
       ▪Geographic pricing = harga ditetapkan berdasarkan lokasi. unsur utamanya adalah ongkir
yang berbeda berdasarkan jarak setiap pasar.

  • Grosir, dapat melakukan kebijaksanaan harga berdasarkan daerah pembeli, dengan
membebankan ongkos transport.

  • Retailer, menerapkan banyak variasi harga, yang tujuannya adalah untuk menarik konsumen.

  • Pemerintah, sebagai pengawas ekonomi di masyarakat, dapat menetapkan harga berdasark
ceiling price (harga tertinggi) dan floor price (harga terendah).
    ×××××××××××××××××××××××××××××
8. PROMOTION ATAU KOMUNIKASI BISNIS
  Promosi adalah komunikasi yang memberi informasi kepada konsumen mengenai suatu produk,
yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dan mendorong mereka untuk
membeli.
  Elemen-elemen promosi :
  a) Advertising ==》bisa melalui media cetak dan elektronik.
  b) Personal selling ==》misalnya para pramuniaga, dan sales door to door.
  c) Public relation ==》yaitu merupakan bagian dari perusahaan yang memberikan informasi kepada konsumen mengenai perusahaan dan produk yang dihasilkan. Contohnya : menjadi
sponsor suatu acara, membuat brosur, atau menerbitkan buletin sendiri.
  d) Sales promotion ==》memberi insentif atau hadiah kepada konsumen agar tertarik untuk
membeli.
-------------------------------------------------------------------
DAFTAR PUSTAKA
Alma, H. Buchari. 2010. Pengantar Bisnis.        Bandung: Alfabeta

Jumat, 04 Oktober 2019

Wakil Rakyat?

Video yang akhir-akhir ini beredar di Instagram mengenai seorang anggota dewan dari dapil Papua Barat yang menangis di sidang MPR membuat hati saya bergetar. Perkataan yang keluar dari mulut Bapak Jimmy (Ya dia-lah bapak Jimmy Demianus yang merupakan penyambung lidah rakyat Papua) bagi saya sangat tulus sekali. Semua kata yang ia keluarkan seakan-akan menggambarkan keadaan di Papua yang sebenarnya. Meskipun saya bukan rakyat Papua dan tidak tahu situasi disana dengan kata-kata dan ratapan matanya saja sudah bisa saya gambarkan dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi disana.

Disamping rasa simpati saya, saya juga merasa miris dengan Bapak dan Ibu dewan disana yang hanya cengar-cengir melihat tangisan Bapak Jimmy. Sekeras apakah hati nurani mereka hingga masih bisa tertawa melihat hal seperti itu. Melihat tangisan tulus saja hati mereka tidak tergubris apalagi melihat demo yang dilakukan mahasiswa kemarin.

Negara ini sudah darurat! Wakil rakyatnya keparat, pemerintahnya kaku layaknya paku berkarat, dan rakyat dibiarkan tetap melarat. Apakah ini negara yang dicita-citakan Bung Karno, Bung Hatta, dan para pejuang? Mungkin mereka di akhirat akan menangis melihat negara yang telah mereka perjuangankan dengan darah perjuangan mereka, nasibnya seperti sekarang. Dan mungkin saja Pak Harto akan tersenyum di akhirat melihat generasi yang berhasil meruntuhkan kekuasaannya ternyata tidak lebih baik dari dirinya bahkan lebih buruk dan hanya menjadi badut-badut senayan.

Bila kelak kalian melihat banyak rakyat yang kehilangan rasa bangga dan optimisnya terhadap negara, tolong jangan terkejut.

Bila ini terus berlanjut, entah berapa lama lagi Indonesiaku akan bertahan. Miris! Miris sekali!

Review seminar "How to Write a Great Manuscript and Get It Accepted by A Good Journal" oleh Profesor Christopher Gan

Hallo, perkenalkan sebelumnya nama saya Akbar Ramadhan. Saya adalah mahasiswa Universitas Airlangga jurusan Ekonomi Pembangunan.

Tadi saya baru saja menghadiri acara seminar yang bertema "How to Write a Great Manuscript and Get it Accepted by A Good Journal". Seminar ini kurang lebih membahas mengenai bagaimana sih cara membuat jurnal yang baik. Pembicara dalam seminar ini yaitu Profesor Christopher Gan. Siapa sih beliau? Beliau adalah profesor dari Lincoln University, Selandia Baru. Wah, tidak main-main ya pembicaranya!

Tanpa berlama-lama, saya akan memberikan review dari seminar tadi.

Prof. Gan tadi menjelaskan bahwa dalam membuat suatu jurnal, kita harus menjunjung tinggi originalitas. Maksudnya, kita tidak boleh sekadar copy-paste. Kita harus banyak menggali berbagai literatur. Lalu, buatlah sesuatu yang baru atau sebuah inovasi yang berguna bagi ilmu pengetahuan. Jadi, jangan biasa-biasa saja.

Jangan terlalu ambisius. Maksudnya jangan terlalu banyak memasukan problem statement, setidaknya tiga saja cukup. Jadikanlah jurnalmu sebagai sebuah objek yang bernilai jual. Buatlah jurnal yang beda dari yang lain. Jangan hanya menjual data-data atau statistik tetapi tambahlah dengan sesuatu yang membedakan jurnalmu dengan jurnal-jurnal yang lain.

Jangan lupa, di dalam jurnal dibutuhkan pembuktian. Maka dari itu, sebelum menulis jurnal, cobalah membuat perbandingkan data-data atau membuat riset. Caranya bagaimana? Caranya yaitu terjun langsung ke lapangan.

Metode yang digunakan harus berdasarkan teori yang kita pakai. Bila diibaratkan misalnya, jika kita mau membuat makanan yang bernutrisi, maka metode yang baik dalam membuatnya yaitu dengan mengukusnya karena metode ini membuat nutrisi di dalam makanan tetap terjaga.

Buatlah pembaca terkesan dengan tulisan kita. Maka dari itu, perhatikanlah penyajian tulisan. Dalam mempresentasikan jurnal pun kita dituntut untuk memiliki kemampuan bahasa yang baik sehingga orang menjadi terkesan dengan tulisan kita.

Dalam membuat kesimpulan, kita harus mengakui kekurangan kita dan memberitahu limit yang kita bahas. Buatlah jurnal yang bermanfaat untuk orang lain sehingga karya kita tidak hanya menjadi pajangan semata.

Penulisan juga harus diperhatikan. Bila sedari awal menggunakan bahasa Inggris versi Amerika, maka hingga akhir kita harus tetap menggunakan bahasa Inggris versi Amerika.

Jangan lupakan abstrak. Abstrak adalah bagian terpenting dalam jurnal. Bagian ini adalah bagian yang pertama diperhatikan oleh pembaca.

Abstrak sendiri terdiri kurang dari 350 kata dan mencakup problem statement, metode, serta hasil.

Sekian review dari saya. Berbagai hal yang telah saya sampaikan adalah garis besar dari materi yang telah disampaikan oleh Profesor Christopher Gan dalam seminar.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.