Hallo, perkenalkan sebelumnya nama saya Akbar Ramadhan. Saya adalah mahasiswa Universitas Airlangga jurusan Ekonomi Pembangunan.
Tadi saya baru saja menghadiri acara seminar yang bertema "How to Write a Great Manuscript and Get it Accepted by A Good Journal". Seminar ini kurang lebih membahas mengenai bagaimana sih cara membuat jurnal yang baik. Pembicara dalam seminar ini yaitu Profesor Christopher Gan. Siapa sih beliau? Beliau adalah profesor dari Lincoln University, Selandia Baru. Wah, tidak main-main ya pembicaranya!
Tanpa berlama-lama, saya akan memberikan review dari seminar tadi.
Prof. Gan tadi menjelaskan bahwa dalam membuat suatu jurnal, kita harus menjunjung tinggi originalitas. Maksudnya, kita tidak boleh sekadar copy-paste. Kita harus banyak menggali berbagai literatur. Lalu, buatlah sesuatu yang baru atau sebuah inovasi yang berguna bagi ilmu pengetahuan. Jadi, jangan biasa-biasa saja.
Jangan terlalu ambisius. Maksudnya jangan terlalu banyak memasukan problem statement, setidaknya tiga saja cukup. Jadikanlah jurnalmu sebagai sebuah objek yang bernilai jual. Buatlah jurnal yang beda dari yang lain. Jangan hanya menjual data-data atau statistik tetapi tambahlah dengan sesuatu yang membedakan jurnalmu dengan jurnal-jurnal yang lain.
Jangan lupa, di dalam jurnal dibutuhkan pembuktian. Maka dari itu, sebelum menulis jurnal, cobalah membuat perbandingkan data-data atau membuat riset. Caranya bagaimana? Caranya yaitu terjun langsung ke lapangan.
Metode yang digunakan harus berdasarkan teori yang kita pakai. Bila diibaratkan misalnya, jika kita mau membuat makanan yang bernutrisi, maka metode yang baik dalam membuatnya yaitu dengan mengukusnya karena metode ini membuat nutrisi di dalam makanan tetap terjaga.
Buatlah pembaca terkesan dengan tulisan kita. Maka dari itu, perhatikanlah penyajian tulisan. Dalam mempresentasikan jurnal pun kita dituntut untuk memiliki kemampuan bahasa yang baik sehingga orang menjadi terkesan dengan tulisan kita.
Dalam membuat kesimpulan, kita harus mengakui kekurangan kita dan memberitahu limit yang kita bahas. Buatlah jurnal yang bermanfaat untuk orang lain sehingga karya kita tidak hanya menjadi pajangan semata.
Penulisan juga harus diperhatikan. Bila sedari awal menggunakan bahasa Inggris versi Amerika, maka hingga akhir kita harus tetap menggunakan bahasa Inggris versi Amerika.
Jangan lupakan abstrak. Abstrak adalah bagian terpenting dalam jurnal. Bagian ini adalah bagian yang pertama diperhatikan oleh pembaca.
Abstrak sendiri terdiri kurang dari 350 kata dan mencakup problem statement, metode, serta hasil.
Sekian review dari saya. Berbagai hal yang telah saya sampaikan adalah garis besar dari materi yang telah disampaikan oleh Profesor Christopher Gan dalam seminar.
Terima kasih dan semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar